Kegiatan 1001 Pendaki Tanam pohon di Taman Nasional Gunung Merbabu

Telah menjadi agenda rutin tahunan dari Komunitas Gugur Gunung “Salatiga Peduli” bersama Balai Taman Nasional Gunung Merbabu melaksanakan kegiatan penamanan di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu. Untuk tahun 2016 ini kegiatan penamanan “1001 Pendaki Tanam Pohon (Satu Pendaki Tanam Satu Pohon) 2016 bertema Aksi Kita Halau Bencana. Kegiatan 1001 Pendaki Tanam Pohon dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 Desember 2016 dengan lokasi penamanan di sepanjang jalur pendakian Cuntel, Tekelan, Wekas dan Selo. Kawasan hutan di Taman Nasional Gunung Merbabu merupakan daerah tangkapan air yang menjadi penopang kebutuhan air bagi beberapa wilayah di Jawa Tengah yaitu Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kabupaten Magelang dan Kabupaten Boyolali. Oleh karena itu, upaya konservasi dan pelestarian lingkungan di Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu menjadi mutalk diperlukan guna menjaga cadangan air sebagai kegutuhan hidup masyarakat.

Kegiatan 1001 Pendaki Tanam Pohon diikuti oleh sekitar 600-700 pendaki yang ikut berpartisipasi menaman di jalur pendakian Tekelan, Cuntel, Wekas dan Selo. Di jalur pendakian Tekelan dikuti 167 pendaki, Cuntel dikuti 265 pendaki, Wekas 70 dikuti pendaki dan Selo diikuti 120 pendaki. Jenis bibit tanaman yang ditanam antara lain puspa, beringin, pinus, dadap, cemara gunung, salam, aren dan jenis lainnya. Seluruh bibit tanaman disediakan gratis, pendaki hanya diminta membawa alat untuk menggali tanah seperti cetok atau pun peralatan lain yang bisa difungsikan sebagai sarana menggali lubang.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung sejak hari Jumat (16/12) sore dimana panitia sudah menyiapkan segala sesuatunya sedangkan para pendaki yang menjadi peserta kegiatan hari Sabtu (17/12) pagi masing- masing sudah berada di titik kumpul yang tersebar di empat lokasi (basecamp Tekelan, Basecamp Cuntel, Basecamp Wekas dan Resort Selo). Setelah menerima brifieng dari panitia dan dari Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, secara berkelompok ratusan pendaki mulai bergerak ke sasaran. Tak ada keluhan, tiada ada hambatan, mereka terus merambah ke areal yang ditentukan. Ratusan pendaki lintas kota yang sebelumnya tidak saling kenal, beriringan sembari menenteng bibit tanaman. Aktifitas tersebut berlangsung hingga sore hari.

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar walau cuaca mendung dan berkabut. Diharapkan bibit tanaman yang ditanam dapat tumbuh besar dan meningkatkan fungsi kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu sebagai kawasan konservasi. Dan panitia kegiatan beserta staf Balai Taman Nasional Taman Gunung Merbabu selanjutnya akan memantau pertumbuhan dari bibit tanaman yang sudah ditanam.

BTNGMb