Motor Trail Dilarang Masuk ke Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu !

Taman Nasional Gunung Merbabu ditetapkan pemerintah RI sebagai salah satu Kawasan Konservasi (kawasan pelestarian alam). Taman Nasional Gunung Merbabu seluas 5820,49 Ha mempunyai fungsi utama sebagai daerah tangkapan air (sumber air) bagi kawasan dibawahnya (daerah penyangga Merbabu meliputi 36 Desa, 7 Kecamatan dan 3 Kabupaten), perlindungan bagi flora fauna dan wisata alam terbatas. Taman nasional pengelolaan nya dilakukan dengan sistem zonasi (ruang2), untuk Taman Nasional Gunung Merbabu meliputi zona inti, zona rimba, zona pemanfaatan, zona rehabilitasi, zona tradisional dan zona khusus. Dimasing-masing zona tersebut mempunyai aturan sendiri-sendiri terkait aktivitas yang diperbolehkan. Untuk pendakian di zona pemanfaatan.

Kegiatan atau aktivitas motor trail yang sedang viral, salah satu pemotor dengan tanggung jawab telah datang ke kantor Balai untuk mengklarifikasi kegiatan yang dilakukan dan telah membuat pernyataan untuk tidak mengulangi serta akan berperan aktif mensosialisasikan kepada klub motor-motor trail lainnya untuk tidak beraktivitas didalam kawasan konservasi. Untuk selanjutnya kami akan meningkatkan patroli dan berkoodinasi dengan berbagai pihak termasuk aparat dan masyarakat sekitar untuk mencegah kegiatan tersebut terulang. Taman Nasional Gunung Merbabu tidak hanya soal pendakian saja namun juga bagaimana masyarakat penyangga bisa memperoleh manfaat lebih dari kawasan.

No Responses

Leave a Reply