Rembug Bareng Persiapan Pembukaan Pendakian di Merbabu

Boyolali, 26 November 2019 – Bertempat di kantor Resort Selo , balai TN Gunung Merbabu diadakan Rembug bareng antara TN Gunung Merbabu beserta Camat Selo, Kepala Desa Tarubatang, Kepala Dusun Genting, MPP dan MPA Selo, basecamp Selo dan para relawan. Sebelumnya (25/11/19) juga telah diadakan pertemuan serupa di Kopeng dengan basecamp dan para relawan jalur pendakian Cuntel, Wekas, dan Swanting. Pada rembug bareng ini dibahas. Sudah sampai manakah persiapan yang dilakukan? Sudah siapkah merbabu menyambut para pendaki?

Pasca kebakaran yang melanda Merbabu, disusul dengan adanya angin puting beliung menjadikan ekosistem merbabu menjadi terganggu. Ekosistem asli merbabu berupa sabana sebagai penangkap, penyimpan dan penahan air tidak dapat berjalan seperti seharusnya karena kebakaran yang melanda. Ditambah dengan datangnya musim penghujan menyebabkan jalur pendakian tergerus air dan rawan longsor. Hal ini sangat membahayakan para pendaki.

Untuk itu persiapan yang dilakukan adalah perbaikan di seluruh jalur pendakian yang rusak. Mulai dari pembuatan sodetan air, pemasangan tali, jembatan kecil sampai pembuatan trap di banyak titik. Pada masa penutupan jalur ini juga dilakukan beberapa kali aksi bersih sampah, sehingga diharapkan merbabu bisa bersih dari sampah terutama sampah plastik.

Dari persiapan yang dilakukan belum dapat ditentukan kapan merbabu akan dibuka. Ir. Junita Parjanti, MT., Kepala Balai TN Gunung Merbabu menyampaikan bahwa Merbabu akan dibuka bukan karena keinginan/kemauan, tetapi karena kesiapan untuk pengelolaan kedepan. Semoga semua proses berjalan lancar, ekosistem merbabu pulih kembali dan dapat segera menyambut para pendaki.

Balai TN Gunung Merbabu