Taman Nasional Gunung Merbabu, Jl . Merbabu, No.136 Boyolali

Magelang, 6 September 2026 – Balai Taman Nasional Gunung Merbabu menerima dukungan 154 unit peralatan Search and Rescue (SAR) dari Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Kementerian Kehutanan. Dukungan tersebut diserahkan secara simbolis dalam rangkaian kegiatan Merbabu Trail Run yang berlangsung di Sunsetfall Garden & Resort, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Minggu (6/9).

Peralatan SAR diserahkan oleh Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan, Dr. Nunu Anugrah, S.Hut., M.Sc., kepada Kepala Balai TN Gunung Merbabu, Dr. Anggit Haryoso, S.Hut., M.Sc. Berbagai perlengkapan yang diterima meliputi tandu, handy talky (HT), helm, headlamp, body harness, pulley, ascender, descender, tali karmantel, prusik, carabiner, anchor strap, serta perlengkapan pendukung penyelamatan lainnya.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas Tim Reaksi Cepat dalam memberikan pertolongan serta penanganan kondisi darurat, khususnya pada jalur pendakian dan lokasi aktivitas wisata alam di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu.

Kepala Balai TN Gunung Merbabu menyampaikan apresiasi atas dukungan peralatan tersebut. Menurutnya, aspek keselamatan merupakan bagian penting dalam pengembangan wisata alam, terlebih aktivitas di kawasan konservasi memiliki karakteristik dan risiko tersendiri.

Sementara itu, Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan menekankan bahwa pengembangan wisata olahraga di kawasan konservasi perlu berjalan seiring dengan keselamatan, manfaat bagi masyarakat, dan kelestarian ekosistem. Prinsip tersebut antara lain diwujudkan melalui aktivitas yang sesuai kemampuan, tidak menyalakan api, mengurangi sampah, serta tetap mengikuti jalur yang telah ditentukan.

Melalui dukungan sarana SAR ini, Balai TN Gunung Merbabu terus memperkuat pengelolaan wisata alam yang aman, bertanggung jawab, dan tetap mengedepankan prinsip konservasi.

Balai TN Gunung Merbabu juga mengajak seluruh pendaki, pelari, dan penggiat alam bebas untuk mempersiapkan diri dengan baik, memperhatikan kondisi cuaca, mematuhi ketentuan dan SOP, menjaga kebersihan, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, serta selalu mengutamakan keselamatan selama berada di kawasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *