Taman Nasional Gunung Merbabu, Jl . Merbabu, No.136 Boyolali

Selo, 30 Januari 2026 – Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (TN Gunung Merbabu) melaksanakan monitoring dan pemeliharaan demplot rehabilitasi recharge area Tuk Anjar pada 28–29 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi kondisi tanaman Wilodo (Ficus fistulosa) yang ditanam sebagai bagian dari rehabilitasi sumber air Tuk Anjar.

Demplot rehabilitasi tersebut merupakan hasil penanaman tahun 2021 yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Balai Litbang Teknologi Pengelolaan DAS dan masyarakat pemanfaat air, dengan total 221 batang tanaman. Monitoring dilakukan oleh petugas TN Gunung Merbabu bersama mitra kerjaantara untuk memastikan keberlanjutan fungsi kawasan resapan air.

Hasil pengamatan menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat baik, dengan persentase hidup tanaman mencapai 97 persen. Rata-rata tinggi tanaman tercatat 104,36 cm, diameter rata-rata 13,93 mm, serta tutupan tajuk mencapai 66,92 persen. Data ini menunjukkan pertumbuhan vegetasi yang cukup optimal dalam mendukung fungsi ekologis kawasan.

Meski demikian, ditemukan beberapa tanaman mengalami pertumbuhan kurang maksimal akibat tertutup tanaman Kirinyu yang tumbuh cepat dan lebat sehingga mengurangi paparan sinar matahari. Tanaman yang mendapatkan cahaya cukup terlihat tumbuh lebih sehat dan berkembang dengan baik.

Sebagai tindak lanjut, diperlukan pemeliharaan rutin, terutama pembukaan vegetasi pengganggu menggunakan alat pemotong rumput agar pertumbuhan tanaman rehabilitasi tetap optimal. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sumber air Tuk Anjar sekaligus memperkuat fungsi konservasi kawasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *