Ngagrong, 11 Juni 2025 – Balai Taman Nasional Gunung Merbabu melalui Resor Ampel melaksanakan kegiatan panen hasil cangkok tanaman Saninten (Castanopsis argentea) di Blok Ngagrong, Desa Ngagrong. Kegiatan ini melibatkan personel Resor Ampel, Masyarakat Mitra Polhut (MMP), serta pegawai orientasi yang tengah menjalani masa pengenalan lapangan.
Sebanyak 60 batang hasil cangkok berhasil dipanen dan langsung dibawa menuju persemaian Resor Ampel untuk proses seleksi dan perawatan lebih lanjut. Dari jumlah tersebut, 52 batang dinyatakan layak tanam, sedangkan sisanya tidak tumbuh optimal karena akar tidak terbentuk, batang rusak, atau mengalami kematian. Kegiatan ini dilanjutkan dengan penataan bedengan dan penanaman bibit hasil seleksi, sebagai bagian dari upaya jangka panjang dalam menjaga kelestarian jenis-jenis tumbuhan lokal yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis tinggi.
Saninten (Castanopsis argentea) merupakan salah satu jenis tumbuhan asli yang tumbuh alami di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu. Tanaman ini menghasilkan buah yang dapat dikonsumsi dan memiliki potensi ekonomi karena kayunya yang bernilai tinggi. Di luar negeri, buah Saninten dikenal sebagai chestnut. Selain itu, Saninten juga memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas ekosistem hutan dataran tinggi.
Melalui kegiatan ini, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu tidak hanya berfokus pada aspek teknis konservasi, tetapi juga mengedepankan edukasi lingkungan kepada masyarakat dan generasi muda, khususnya dalam mengenal dan melestarikan kekayaan hayati lokal.
Mari bersama jaga kelestarian Saninten—kenali, tanam, dan lestarikan untuk warisan alam yang lebih baik di masa depan.
Dokumentasi Kegiatan :
