SIMErbabu Membuat Petugas Tidak Bisa Dusta

Tampilan muka pada handphone dan dashboard pada komputer. Data pal batas, potensi flora, potensi fauna,

sarpras, titik hotspot/kebakaran, data pohon tumbang/bencana, data illegal logging dan data lainnya akan

terkumpul dengan “jujur” baik menurut spasial maupun temporal.

Boyolali, 9 Desember 2017. Taman Nasional Gunung Merbabu melakukan inovasi tata kelola kawasan dalam rangka spasial monitoring dan reporting data melalui “SIMerbabu”. Aplikasi SIMerbabu ini sebenarnya sistem Resort Based Management (RBM) yang diinovasi/dikembangkan secara digital sehingga menuntut pengambilan data/reporting petugas secara realtime kepada pimpinan. SIMerbabu didesain sedemikian rupa sehingga petugas tidak dapat “mengarang” laporan/Dupak.

               Pergerakan petugas selama Bulan November 2017, terlihat petugas Resort Semuncar dan Resort Kalipasang

          cukup aktif meng-cover semua kawasannya namun juga ada resort yang

      pergerakan patrolinya hanya pada titik-titik tertentu saja.

 

Dengan SIMerbabu ini pimpinan dapat memantau daily activity staff mulai dari jenis aktivitas yang dilakukan sampai pergerakan spasialnya. Aplikasi ini juga dapat mendeteksi areal kawasan yang tidak atau belum pernah dikunjungi petugas. Berikut Kelebihan dari Simerbabu dengan aplikasi lainnya:

1. Bekerja dalam android sehingga pegawai tidak perlu membawa buku/lembar kerja/tally sheet yang merepotkan;
2. Dapat bekerja offline sehingga staff tetap dapat membuat reporting ditengah belantara atau puncak gunung yang sama sekali tidak ada jaringan signal handphone;
3. Pimpinan dapat memonitor pergerakan pegawai dalam peta spasial yang dinamis dan realtime;
4. Pimpinan dapat memonitor keaktifan kinerja secara objektif baik pada level individu, resort maupun seksi;
5. Data yang didapat lebih akurat karena semuanya harus diinput melalui pengambilan data primer secara langsung/realtime, sehingga tidak ada yang mengarang laporan;
6. Pegawai tidak perlu membuat laporan secara manual karena input data yang dilakukan secara otomatis akan menjadi sebuah laporan dalam bentuk pdf yang tersimpan dalam server dan user pegawai dan menjadi data dukung yang otentik untuk Dupak maupun e-kinerja pegawai;
7. Pejabat fungsional tertentu tidak bisa lagi “mengarang” Laporan Dupak lagi;
8. Resort dan Seksi tidak perlu lagi repot membuat Laporan Bulanan/Laporan Perdataan cukup dengan mendownload laporan akhir, karena data yang masuk sudah otomatis terformat dalam Laporan Bulanan dan Tahunan muali dari tingkat invidu, resot, seksi sampai laporan tingkat Balai;
9. Laporan yang tersusun akan lebih “murni/jujur” karena aplikasi mensyaratkan adanya gambar yang diambil secara realtime;
10. Bagian kawasan atau Pal Batas yang tidak pernah dikunjungi oleh pegawai akan dengan mudah termonitor oleh pimpinan;
11. Pimpinan dapat membuat statistik kinerja individu/resort/seksi;
12. Laporan yang tersusun akan lebih “murni/jujur” karena aplikasi mensyaratkan adanya gambar yang diambil secara realtime

 

             Grafik kinerja Petugas, terlihat kinerja tiap-tiap petugas dalam kurun waktu tertentu sehingga Pimpinan dapat memonitor dan

mengevaluasinya. Kinerja invidu tersebut juga dapat ditapis pergerakan spasial.

No Responses

Leave a Reply