Pemusnahan Tisu Basah di TN Gunung Merbabu

Boyolali, 12 Juli 2019. Pemusnahan tisu basah dilakukan petugas Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) bersama dengan relawan CASTLE JUNIOR & ADVENTURE, serta mahasiswa PKL yang berasal dari IPB, UKS (Surakarta) dan UGM di kantor Resort Selo. Tisu basah ini adalah hasil penyitaan dari para pendaki yang tidak diambil kembali mulai tanggal 26 Juni 2019 sampai dengan 12 Juli 2019. Jumlah tisu basah yang terkumpul sebanyak kurang lebih 1.160 pcs. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar.

Pelarangan tissu basah bagi pendaki di TNGMb jalur Selo sudah dilakukan sejak bulan Januari 2018. Pelarangan ini dilakukan karena tisu basah yang dibawa pendaki tidak pernah dibawa turun kembali (rata-rata dipakai untuk lap waktu buang air besar dan lap kotoran lainnya), Tisu basah tidak terurai dalam jangka waktu yang cukup lama/bertahun-tahun sehingga akan menjadi sampah yang semakin lama akan semakin banyak berada di kawasan.

Sejak Bulan Januari 2018 sampai dengan Bulan Juni 2019 bagi pendaki yang membawa tisu basah, akan disita oleh petugas. Tetapi tisu basah tersebut masih dapat diambil kembali pada saat turun dari pendakian. Meskipun sudah ada pelarangan bagi pendaki yang membawa tisu basah, namun masih banyak pendaki yang kedapatan membawanya.

Sejak tanggal 26 Juni 2019 bagi pendaki yang membawa tisu basah dan disita sudah tidak boleh diambil lagi. Hal ini untuk menimbulkan efek jera bagi pendaki yang membawa tisu basah, sehingga diharapkan pendaki tidak lagi membawa tisu basah pada saat pendakian berikutnya.

Pemeriksaan pendaki sebelum melakukan pendakian bukan hanya tisu basah tapi meliputi barang bawaan lainnya, seperti peralatan pendakian, logistik dll. Pemeriksaan bagi para pendaki dilakukan oleh petugas TNGMb bersama dengan para relawan. Yang salah satunya adalah CASTLE JUNIOR & ADVENTURE dari Bali.

Sumber : Sutopo Yuwono, S.IP – Kepala Resort Selo Balai Taman Nasional Gunung Merbabu.