Merbabu Return To Green

Boyolali, 20 Desember 2019. Pasca kebakaran sekitar 3 bulan yang lalu telah menghabiskan sebagian kawasan Merbabu, khususnya di wilayah Resort Ampel. Sekitar 400an Ha kawasan di Resort Ampel hangus terbakar dan mengakibatkan kerusakan pada pipa-pipa saluran air penduduk setempat. Untuk itu gerakan yang digawangi oleh UPK Mutiara Abadi Kecamatan Gladagsari dan Kelompok relawan Rempala dan Primapala berinisiatif untuk melakukan penanaman di kawasan bekas kebakaran. Tujuan utamanya yaitu ingin kembali melihat merbabu hijau dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan ceremony dilaksanakan dengan mengusung tajuk “Merbabu Returns to Green” pada hari sabtu, 14 Desember 2019 di Pelataran Sekolah Dasar Negeri 2 Ngagrong dan dilanjutkan dengan penanaman di blok Ngagrong dengan jumlah peserta sebanyak 750 orang yang terdiri dari masyarakat lereng merbabu beserta relawan dan muspika lingkup Kecamatan Gladagsari dan Kecamatan Ampel. Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPRD Boyolali Bp. Dwi Adi Agung Nugroho,SE, Kepala Dispermasdes Boyolali, Camat Ampel, Camat Gladagsari, Kapolsek Ampel, Danramil Ampel, Forkompinca Ampel dan Gladagsari dan kepala sekolah dasar se kecamatan Gladagsari dan Ampel.

Sebanyak 1.200 bibit dengan jenis Aren, Duwet, Salam, dan puspa ditanam di area bekas kebakaran. Selain untuk kegiatan restorasi, pemilihan jenis ini ditujukan sebagai tanaman penghasil sumber pakan bagi satwa yang ada di Merbabu agar tidak turun dan merusak tanaman pertanian warga seperti yang selama ini dikeluhkan terutama pada musim kemarau.

Selain penanaman, pada kegiatan ini juga dilakukan pelepasliaran satwa burung dan tupai ke kawasan Merbabu dengan tujuan untuk mengembalikan keseimbangan ekosistem yang mana satwa-satwa ini ikut membantu dalam penyebaran biji tanaman. Pada kesempatan acara ceremony kali ini salah satu sambutan dari kepala Dispermasdes Bp. Purwanto, SH menugaskan langsung kepada Kepala Desa Ngagrong untuk membuat perdes terkait dengan larangan perburuan satwa di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu, hal ini tentunya sangat mendukung upaya konservasi satwa di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu.

Kegiatan yang sangat brmanfaat bagi kelestarian kawasan ini perlu diapresiasi setinggi-tingginya sebagai salah satu bentuk riil keperdulian dan rasa cinta terhadap kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu. Sekaligus sebagai tolak ukur bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Merbabu khususnya di wilayah Resort Ampel tergolong meningkat. Tidak lupa diucapkan terima kasih kepada jajaran Muspika Lingkup Kecamatan Gladagsari dan Ampel serta pemerintah Boyolali yang dalam hal ini diwakili oleh anggota DPRD Boyolali atas kerjasamanya dalam mensukseskan kegiatan ini.

Sumber : Penyuluh Balai TN Gunung Merbabu (Milla Septiana, S.Hut)