Penguatan Kapasitas Kelompok Mitra Balai TN Gunung Merbabu

Boyolali, Desember 2020. Balai Taman Nasional (TN) Gunung Merbabu gelar Penguatan Kapasitas Kelompok Mitra yang ditujukan kepada kelompok Sayekti Mbangun Projo Desa Ketundan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang dan Kelompok Margo Mulyo Tani yang berasal dari Desa Ngadirojo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Garuda Kopeng, Kab. Semarang pada tanggal 15 September 2020 yang lalu sudah mengikuti prosedur kesehatan Covid-19, dimana semua peserta dan panitia diwajibkan memakai masker, mencuci tangan, melakukan pengukuran suhu tubuh dan menjaga jarak. 

Tema penguatan kapasitas kali ini budidaya tanaman obat tradisional. Materi lainnya mengenai Kebijakan Kemitraan Konservasi di TN Gunung Merbabu disampaikan oleh Kepala Balai TN Gunung Merbabu Ibu Ir.Junita Pardjanti, M.T dan materi mengenai tanaman obat tradisional disampaikan oleh  Ibu Serafina Suhartini, S.TP –  Koordinator Badan Penyuluhan Pertanian Getasan dan Ibu Susiatik Penyuluh Pertanian Getasan. Kedua kelompok tertarik dengan budidaya tanaman obat tradisinal berupa jenis jahe emprit dikarenakan jenis tersebut kaya manfaat, adaptif dengan ketinggian lokasi Zona Tradisional yang dikerjasamakan dan memiliki pasar yang menjanjikan.

Penguatan kapasitas mitra merupakan bentuk pemenuhan kewajiban Balai TN Gunung Merbabu dalam hal pembinaan terhadap mitra konservasi. Kedua kelompok tersebut telah menjalin kerjasama dengan Balai TN Gunung Merbabu dalam bentuk budidaya tradisional di Zona Tradisional yang dituangkan dalam bentuk perjanjian kerjasama sejak tahun 2018. Balai TN Gunung Merbabu berharap adanya kolaborasi pengelolaan Zona Tradisional dengan kelompok masyarakat dapat mewujudkan pengelolaan TN Gunung Merbabu yang lestari dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

Sumber : Birgitta Pritta, S.Hut – Penyuluh Kehutanan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu