Boyolali – Magelang, Juli 2025 — Dalam rangka menyambut Road to Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2025, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu melalui Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II dan Wilayah I menggelar kegiatan pembinaan serentak bagi Masyarakat Mitra Polhut (MMP) di dua wilayah pengelolaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polisi Kehutanan dan masyarakat dalam menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus memperingati semangat konservasi nasional.
Kegiatan pertama dilaksanakan pada Senin, 28 Juli 2025, bertempat di Bimastra Cafe, Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Bertemakan “Sinergitas Polisi Kehutanan dan Masyarakat untuk Gunung Merbabu yang Lestari,” kegiatan ini diikuti oleh 30 orang anggota MMP dari Resor Selo dan Resor Wonolelo. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota MMP dalam menjaga kelestarian kawasan hutan, memperkuat peran serta masyarakat dalam perlindungan kawasan, serta menjalin komunikasi yang baik antara Polisi Kehutanan dan masyarakat.
Materi pembinaan disampaikan oleh Yulianto dari SPTN Wilayah II tentang peran dan fungsi Polhut bersama MMP, serta Kanit Binmas Polres Boyolali yang membahas fungsi Kepolisian dalam menjaga kamtibmas dan penegakan hukum. Peserta juga dikenalkan pada penggunaan aplikasi Smart Patrol Mobile yang dilanjutkan dengan praktik lapangan, serta diskusi interaktif yang membangun komitmen kebersamaan.
Keesokan harinya, Selasa, 29 Juli 2025, kegiatan serupa digelar oleh SPTN Wilayah I Kopeng bertempat di Cublak-Cublak Suweng Kopi & Resto, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, dengan tema “Sinergitas Polisi Kehutanan dan Masyarakat untuk Alam Lestari.” Sebanyak 30 peserta dari MMP Resort Pakis, Kopeng, dan Ampel turut hadir, bersama jajaran tim Resor SPTN Wilayah I.
Pembinaan ini menghadirkan narasumber Nur Khojin yang memaparkan materi Peran Masyarakat dalam Perlindungan Hutan mengacu pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024, serta Jarot Wahyudi yang mengenalkan kegiatan survei primata Monyet Ekor Panjang di kawasan TN Gunung Merbabu. Peserta juga mendapatkan pelatihan penggunaan aplikasi Smart Mobile untuk mendukung kegiatan patroli dan pelaporan di lapangan.
Dari kedua kegiatan tersebut, tampak semangat dan komitmen yang kuat dari para anggota MMP untuk terus bersinergi dengan Polisi Kehutanan, TNI, dan Polri dalam menjaga kawasan hutan. Selain memperkuat wawasan dan keterampilan teknis, kegiatan ini juga menghasilkan kesepakatan perlunya pelatihan patroli terpadu secara rutin di masa mendatang guna meningkatkan efektivitas perlindungan kawasan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan mendapat respon positif dari seluruh peserta di dua wilayah. Harapannya, melalui kegiatan pembinaan ini, Masyarakat Mitra Polhut semakin berdaya dan menjadi ujung tombak dalam menjaga kelestarian Taman Nasional Gunung Merbabu.
Merbabu Lestari… Merbabu Keren!

PEMBINAAN MMP SPTN WILAYAH II






