Boyolali, Agustus 2025 — Dalam rangka menghadapi musim kemarau dan meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Balai Taman Nasional Gunung Merbabu melalui Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I dan II telah mengaktifkan Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) di beberapa titik strategis kawasan taman nasional.
Pelaksanaan Posko Dalkarhut ini merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mempercepat respon terhadap potensi dan kejadian karhutla, khususnya di kawasan rawan terbakar seperti jalur-jalur pendakian, zona pemanfaatan, dan wilayah berbatasan langsung dengan lahan masyarakat.
Selain pengaktifan posko, juga dilakukan patroli terpadu, edukasi kepada masyarakat sekitar kawasan, serta sosialisasi larangan pembukaan lahan dengan cara membakar.
Balai TN Gunung Merbabu mengimbau kepada seluruh pendaki dan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berisiko menimbulkan kebakaran, seperti membakar sampah, membuat api unggun sembarangan, atau membuang puntung rokok di area kering.
Dengan semangat kolaborasi, Balai TN Gunung Merbabu berkomitmen menjaga kelestarian kawasan dari ancaman karhutla demi keberlanjutan ekosistem dan keselamatan masyarakat.

