Boyolali, 26 November 2025 — Balai Taman Nasional Gunung Merbabu menyelenggarakan Kegiatan Jambore Masyarakat Peduli Api (MPA) Balai Taman Nasional Gunung Merbabu Tahun 2025 dengan tema “Sinergi Masyarakat Mitra Konservasi untuk Merbabu Lestari” yang berlangsung di Bumi Perkemahan Indra Prastha dan Lapangan Desa Candisari, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 300 peserta yang terdiri dari anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Masyarakat Mitra Polhut (MMP). Jambore dibuka dengan apel bersama yang berlangsung tertib dan khidmat, dipimpin oleh Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu. Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan simbolis KTA MPA & MMP, sertifikat jambore, serta apresiasi bagi peserta yang paling aktif mengisi laporan SIMERU. Momen ini menjadi simbol penguatan kepercayaan dan peran masyarakat dalam menjaga kawasan konservasi.
Setelah apel pembukaan, kegiatan berlanjut dengan penyampaian materi dari para narasumber yang mewakili instansi terkait. Suratno, S.H., M.H., Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Boyolali, memaparkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana, terutama bagi desa-desa di sekitar Merbabu yang rentan terhadap kejadian alam. Kombes Pol Siti Rondhijah, S.Si., M.Kes., Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Jawa Tengah, menekankan urgensi penguatan kapasitas, kemitraan, dan peran strategis MPA dan MMP dalam pengamanan kawasan hutan. Sementara itu, Pujiharini, S.Hut., M.P., Kepala CDK Wilayah III Provinsi Jawa Tengah, mempertegas posisi MPA dan MMP sebagai garda depan pelestarian hutan dan lingkungan di kawasan Merbabu. Ketiga materi tersebut menjadi bekal penting bagi peserta untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam upaya konservasi.
Dalam rangka memperkuat kebersamaan, peserta mengikuti kegiatan outbound yang dirancang untuk meningkatkan kerja tim, kedisiplinan, dan rasa saling percaya. Outbound menjadi ruang bagi peserta untuk membangun ikatan solidaritas serta memperkuat karakter peduli lingkungan melalui berbagai permainan interaktif. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada kelompok dan peserta terbaik, baik dalam kekompakan maupun kontribusi selama jalannya kegiatan. Penghargaan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi peserta untuk terus berperan aktif sebagai mitra pengelolaan kawasan konservasi.
Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara Balai TN Gunung Merbabu dan para mitra konservasi, tetapi juga memperkuat sinergi dan kolaborasi masyarakat dalam perlindungan serta pengelolaan kawasan secara berkelanjutan.












