Taman Nasional Gunung Merbabu, Jl . Merbabu, No.136 Boyolali

Magelang, 12 Juni 2026 — Balai Taman Nasional Gunung Merbabu resmi mengoperasikan Shelter Emergency berbasis teknologi di Pos 3 Jalur Pendakian Suwanting, Kabupaten Magelang. Keberadaan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya peningkatan keselamatan pendaki sekaligus mendukung program Zero Accident di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu.

Shelter yang berada pada ketinggian 2.738 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Arei Outdoor Gear, dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Suwanting Indah. Pembangunan dilakukan melalui skema kolaborasi dan gotong royong sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap keselamatan aktivitas pendakian di Gunung Merbabu.

Fasilitas ini dirancang sebagai tempat perlindungan darurat bagi pendaki yang menghadapi situasi berisiko, seperti cuaca ekstrem, hipotermia, tersesat, maupun kecelakaan di jalur pendakian. Shelter juga berfungsi sebagai titik evakuasi awal sebelum penanganan lebih lanjut dilakukan oleh petugas.

Untuk mendukung fungsi tersebut, Shelter Emergency dilengkapi berbagai fasilitas berbasis teknologi, antara lain panel listrik tenaga surya, kamera pengawas (CCTV), jaringan internet, perangkat komunikasi radio, serta sistem penangkal petir. Selain menunjang kebutuhan darurat, CCTV yang terpasang juga dimanfaatkan untuk memantau kondisi cuaca dan aktivitas pendakian secara real time.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Dr. Anggit Haryoso, S.Hut., M.Si., menyampaikan bahwa pembangunan shelter merupakan bagian dari penguatan sistem mitigasi risiko di kawasan konservasi. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pendaki sekaligus mendorong terciptanya budaya pendakian yang lebih aman, nyaman, tertib, dan bertanggung jawab.

Selain itu, keterlibatan masyarakat melalui KTH Suwanting Indah menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam pengelolaan kawasan konservasi. Dukungan berbagai pihak menjadi modal penting untuk mewujudkan pengelolaan wisata alam yang berkelanjutan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan pelestarian lingkungan.

Dengan mulai beroperasinya Shelter Emergency Jalur Suwanting, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu semakin memperkuat sistem keselamatan pendakian sekaligus memberikan layanan yang lebih baik bagi para pendaki yang berkunjung ke Gunung Merbabu. Fasilitas tersebut selanjutnya akan dikelola sebagai Barang Milik Negara (BMN) sesuai ketentuan yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *