Taman Nasional Gunung Merbabu, Jl . Merbabu, No.136 Boyolali

Magelang, 15 Juli 2026 — Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) melalui SPTN Wilayah II melaksanakan kegiatan Evaluasi Pengelolaan Wisata Pendakian bersama mitra pengelola jalur pendakian, yaitu Kelompok Tani Hutan (KTH) Suwanting Indah dan Ranger Merbabu. Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Magelang ini bertujuan memperkuat koordinasi, mengevaluasi pelaksanaan pengelolaan wisata alam, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengunjung sekaligus menjaga kelestarian kawasan konservasi di wilayah kerja SPTN Wilayah II yang meliputi Resor Selo dan Resor Wonolelo.

Evaluasi dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan wisata pendakian, khususnya pada musim kemarau. Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, antara lain peningkatan kualitas briefing kepada pendaki sebelum memasuki kawasan, penguatan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, pengelolaan sampah dan limbah pendakian, peningkatan aspek keselamatan di sepanjang jalur, serta pemenuhan kebutuhan air bagi pendaki.

Selain membahas berbagai aspek teknis pengelolaan, forum evaluasi ini juga menjadi wadah komunikasi dan koordinasi antara Balai Taman Nasional Gunung Merbabu dengan mitra pengelola jalur pendakian. Melalui diskusi yang konstruktif, seluruh pihak menyamakan persepsi terhadap standar pelayanan, mekanisme penanganan berbagai permasalahan di lapangan, serta upaya peningkatan kualitas pengelolaan wisata alam yang adaptif terhadap kondisi kawasan.

Kepala SPTN Wilayah II menegaskan bahwa pengelolaan wisata pendakian yang baik memerlukan kolaborasi yang erat antara pengelola kawasan dan mitra di lapangan. Sinergi tersebut menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara pelayanan wisata, keselamatan pengunjung, dan perlindungan ekosistem Taman Nasional Gunung Merbabu.

Melalui kegiatan evaluasi ini diharapkan terbangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pendaki, memperkuat upaya perlindungan kawasan, serta menghadirkan pengalaman pendakian yang aman, nyaman, tertib, dan bertanggung jawab. Dengan koordinasi yang berkelanjutan, pengelolaan wisata pendakian di wilayah SPTN Wilayah II diharapkan semakin profesional dan mampu mendukung kelestarian kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu sebagai destinasi wisata alam berbasis konservasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *